Tampilkan postingan dengan label Comedy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Comedy. Tampilkan semua postingan

Review : WHITE HOUSE DOWN

Dengan naskah yang ditulis oleh James Vanderbilt (The Amazing Spider-Man, 2012), White House Down berkisah mengenai John Cale (Channing Tatum), seorang anggota kepolisian ibukota Amerika Serikat yang kini bertugas sebagai salah seorang pengawal dari ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Eli Raphelson (Richard Jenkins). Demi untuk menyenangkan puterinya, Emily (Joey King), yang begitu menggemari dunia politik, John kemudian berusaha untuk bergabung bersama dengan Dinas Rahasia Amerika Serikat. Sayang, sesi wawancara bersama Agent Carol Finnerty (Maggie Gyllenhaal) kemudian mengubur impian tersebut ketika John dinyatakan masih belum dapat memenuhi kualifikasi pegawai yang sedang dibutuhkan oleh Dinas Rahasia Amerika Serikat. Tidak ingin mengecewakan puterinya yang turut hadir dalam proses wawancara tersebut, John lalu mengajak Emily untuk mengikuti tur mengelilingi White House.

Tidak berapa lama kemudian, sebuah bom berkekuatan cukup besar meledak di Gedung Capoitol yang lokasinya berdekatan dengan

Review : THE LONE RANGER

Jangan terlalu merasa heran jika banyak ulasan mengenai The Lone Ranger akan menggambarkan film ini sebagai “variasi western dari franchise film The Pirates of the Caribbean”. Well… dengan keberadaan Jerry Bruckheimer sebagai produser, Gore Verbinski duduk di kursi penyutradaraan serta Johnny Depp yang, sekali lagi, tampil dengan peran yang memiliki karakteristik hampir serupa dengan karakter Captain Jack Sparrow, The Lone Ranger memang banyak berbicara dengan nada yang hampir seirama dengan franchise film yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari US$3,7 milyar dari masa perilisannya di seluruh dunia tersebut. Bukan masalah yang besar sebenarnya karena terlepas dari durasi penceritaan yang terlalu panjang, Verbinski mampu menggarap The Lone Ranger menjadi sebuah sajian western yang cukup menghibur.

Dengan naskah cerita yang diadaptasi oleh duo penulis franchise film Pirates of the Caribbean, Ted Elliott dan Terry Rossio, bersama dengan Justin Haythe (Snitch, 2013) dari seri drama radio berjudul

WHITE HOUSE DOWN : Sinopsis & Trailer

Genre : Action, Comedy, Drama, Crime
Produser : Bradley J. Fischer, Harald Kloser, James Vanderbilt, Larry Franco, Laeta Kalogridis
Produksi : COLUMBIA PICTURES
Sutradara : Roland Emmerich

Homepage : www.whitehousedown.com/site/
Durasi : 137 Menit
Cast : Channing Tatum, Maggie Gyllenhaal, Jamie Foxx, Joey King, Rachelle Lefevre, James Woods, Richard Jenkins, Jason Clarke, Jake Weber, Garcelle Beauvais, Michael Murphy


Sinopsis : 
Seorang polisi John Dale (Channing Tatum) baru saja gagal medapatkan pekerjaan impiannya yaitu bergabung dengan Tim Rahasia untuk melindungi Presiden James Sawyer (Jamie Foxx). Tidak ingin mengecewakan putrinya, ia membawanya berjalan-jalan

Review : Despicable Me 2

Well… sebagai sebuah karya perdana, Despicable Me (2010) jelas bukanlah sebuah karya yang buruk. Meskipun dengan naskah cerita yang jelas jauh dari kecerdasan film-film animasi karya Pixar Animation Studios, termasuk sekuel dari film-film animasi yang mereka produksi, film yang diproduksi oleh Illumination Entertainment ini masih mampu tampil menghibur dengan deretan pengisi suara yang berhasil menghidupkan setiap karakter yang ada di dalam jalan cerita, pemanfaatan efek visual yang maksimal dan… kehadiran karakter pendukung bernama minions yang secara mengejutkan mampu mencuri perhatian begitu banyak penonton dunia. Dengan formula tersebut, Despicable Me yang dibuat dengan biaya produksi sebesar hanya US$69 juta berhasil mengumpulkan total pendapatan sebesar lebih dari US$543 juta dari masa perilisannya di seluruh dunia. Atau dalam bahasa lain di Hollywood… sekuel!

Masih mengandalkan naskah cerita yang ditulis oleh duo Cinco Paul

Review: Monsters University

When it comes to Pixar Animation Studios, everyone comes with an unreasonable high expectation. Tidak salah. Semenjak memulai petualangan mereka dengan Toy Story (1995) dan kemudian menghadirkan film-film semacam Finding Nemo (2003), The Incredibles (2004), Ratatouille (2007), WALL·E (2008), Up (2009) hingga Toy Story 3 (2010) yang tidak hanya menjadi favorit banyak penonton namun juga mengubah cara pandang kebanyakan orang terhadap film animasi, Pixar Animation Studios telah menjadi artis standar tersendiri atas kualitas produksi sebuah film animasi. Tidak mengherankan jika ketika Pixar Animation Studios merilis film-film seperti Cars 2 (2011) dan bahkan Brave (2012) yang berkualitas menengah (baca: cukup menghibur namun jauh dari kesan istimewa), banyak penonton yang mulai meragukan konsistensi rumah produksi yang kini berada di bawah manajemen penuh Walt Disney Pictures tersebut dalam kembali menghadirkan film-film animasi yang berkelas. Not wrong… but quite silly.

DESPICABLE ME 2 : Sinopsis & Trailer

Genre : Animation, Comedy
Produser : Chris Meledandri, Janet Healy
Produksi : UNIVERSAL PICTURES
Sutradara : Pierre Coffin, Chris Renaud
Homepage : despicableme.com/
Durasi : 93 Menit
Cast :  Al Pacino, Steve Carell, Kristen Wiig, Miranda Cosgrove, Russell Brand, Steve Coogan, Moises Arias, Elsie Kate Fisher.



Sinopsis :
Petualangan terbaru yang menghadirkan kembalinya mantan penjahat bernama Gru (Steve Carell), dan para putri cilik serta para minion dan juga sejumlah karakter baru yang lucu.
Dalam sekuel kedua ini, Liga Anti-Kejahatan meminta bantuan Gru saat mereka menghadapi penjahat baru yang kejam bernama

MONSTERS UNIVERSITY : Sinopsis & Trailer

Genre : Animation, Comedy
Produser : Kori Rae
Produksi : WALT DISNEY PICTURES
Sutradara : Dan Scanlon
Homepage : disney.go.com/monsters-university/?cmp=wdsmp_mon_mu_url_dcommonstersu
Durasi : 110 Menit
Cast :  Billy Crystal, John Goodman, Steve Buscemi, Dave Foley, Joel Murray, Sean Hayes, Helen Mirren, Alfred Molina, Nathan Fillion, Aubrey Plaza, Tyler Labine, John Krasinski, Bonnie Hunt, Beth Behrs.

Sinopsis :
 Dikisahkan Mike Wazowski dan James P. Sullivan adalah pasangan yang tak terpisahkan, namun itu tak selalu demikian. Saat kedua monster ini berbeda pendapat dan mengedepankan ego masing-masing, hubungan mereka menjadi renggang. Untuk menyatukan

Review: Cinta dalam Kardus

Setelah Rudi Soedjarwo (Kambing Jantan, 2009) dan Fajar Nugros (Cinta Brontosaurus, 2013), kini giliran Salman Aristo yang mencoba untuk mengeksekusi tatanan kisah komedi yang ditulis oleh Raditya Dika. Berbeda dengan kedua film sebelumnya, Cinta dalam Kardus bukanlah sebuah film yang diadaptasi dari buku karya Raditya Dika  meskipun masih tetap memperbincangkan deretan problematika cinta yang dihadapi oleh sang karakter utamanya. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Raditya Dika bersama dengan Salman Aristo  yang sebelumnya juga pernah bekerjasama dalam menuliskan naskah cerita Kambing Jantan, Cinta dalam Kardus berusaha menghadirkan sebuah sajian komedi eksperimental dimana sang karakter utamanya secara konstan berbicara kepada penonton melalui kamera sembari terus menggulirkan kisah-kisahnya. Jelas bukan sebuah penuturan komedi yang biasa untuk penonton Indonesia, namun harus diakui, mampu tergarap baik di tangan Salman Aristo dan Raditya Dika.


CINTA DALAM KARDUS : Sinopsis & Trailer

Genre : Comedy, Drama
Produser : Salman Aristo, Ruben Adrian
Produksi : KG STUDIO
Sutradara : Salman Aristo
Homepage : https://www.facebook.com/cintadalamkardus
Durasi : 90 Menit
Cast : Raditya Dika, Ryan Adriandhy, Hadian Saputra, Anizabella Putri, Sharena Rizky, Tina Toon, Lukman Sardi, Dahlia Poland, Ozan Putra, Wichita Satari.

Sinopsis :
Film ini bercerita tentang Miko (Raditya Dika), orang yang percaya bahwa cinta itu menuntut dan tidak pernah bisa menerima seseorang apa adanya. 'I love you just the way you are' itu justru tanda buat berpisah. Dan persis itulah yang ia rasakan saat ini, pada hubungannya dengan Putri (Anizabella Putri). Miko mulai
mempertimbangkan untuk putus.

Review: The Hangover Part III

Memulai perjalanannya pada tahun 2009, The Hangover yang diarahkan oleh Todd Phillips (Old School, 2003) mampu meraih sukses luar biasa berkat keberanian Phillips dan duo penulis naskah, Jon Lucas dan Scott Moore, dalam menghadirkan deretan guyonan yang melabrak berbagai pakem komedi dewasa tradisional Hollywood. Tidak hanya film tersebut mampu meraih kesuksesan secara kritikal serta pendapatan komersial sebesar lebih dari US$450 juta – dari biaya produksi hanya sebesar US$35 juta!, The Hangover juga berhasil membawa ketiga nama pemeran utamanya, Bradley Cooper, Zach Galifianakis serta Ed Helms, ke jajaran aktor papan atas Hollywood. Kesuksesan tersebut berlanjut dengan The Hangover Part II (2011), yang berhasil meraih pendapatan komersial sebesar lebih dari US$581 juta meskipun gagal untuk kembali mencuri hati para kritikus film dunia akibat jalan cerita yang dinilai terlalu familiar dan dieksekusi dengan penggalian yang begitu dangkal.
Dan sekarang… The Wolfpack is back for one last time! Dalam

THE HANGOVER PART III : Sinopsis & Trailer

Genre : Comedy
Produser : Daniel Goldberg, Todd Phillips
Produksi : WARNER BROS. PICTURES
Sutradara : Todd Phillips
Homepage : www.hangoverpart3.com/
Durasi : 100 Menit
Cast :  Zach Galifianikis, Bradley Cooper, Ed Helms, Heather Graham, Ken Jeong, Mike Epps, Mike Tyson, Sasha Barrese, Sondra Currie.


Sinopsis :
Sepeninggal ayah Alan (Zach Galifiankis), Doug (Justin Bartha), Stu (Ed Helms) dan Phil (Bradley Cooper) mencoba
membantu Alan melewati kesedihannya. Sementara itu, Mr. Chow (Ken Jeong) mencuri emas milik Marshall (John Goodman)
dan Marshall yakin Wolfpack adalah pelakunya

Review: EPIC

Unfortunately, there’s actually nothing epic about… errr… Epic. Jangan salah. Chris Wedge (Robots, 2005) mampu menghadirkan presentasi visual film ini dengan kualitas yang cukup mengesankan. Sangat indah, meskipun bukanlah presentasi terbaik yang dapat diberikan oleh sebuah film yang memanfaatkan teknologi 3D dalam tampilan visualnya. Wedge juga mampu menata intensitas cerita yang kuat pada beberapa bagian cerita sehingga membuat Epic terlihat begitu menarik untuk diikuti oleh para penonton muda. Namun, terlepas dari segala keunggulan tersebut, secara keseluruhan, Epic terasa jauh dari kesan spektakuler. Pada kebanyakan bagian kisahnya, Epic lebih terkesan sebagai sebuah film yang menghadirkan pola penceritaan dan karakter yang (terlalu) tradisional. Tidak salah. Namun… yah… jelas tidak istimewa.
Ditulis berdasarkan buku cerita anak-anak berjudul The Leaf Men and the Brave Good Bugs karya William Joyce, Wedge mungkin berniat untuk menjadikan Epic sebagai sebuah presentasi dengan atmosfer film keluarga tahun ‘90an yang kental dengan kehadiran

EPIC : Sinopsis & Trailer

Genre : Animation, Adventure, Action
Produser : Jerry Davis, William Joyce, James V. Hart, Lori Forte
Produksi : 20TH CENTURY FOX
Sutradara : Chris Wedge
Homepage : www.epicthemovie.com/
Durasi : 102 Menit
Cast : Colin Farrell, Josh Hutcherson, Amanda Seyfried, Beyonce Knowles, Christoph Waltz, Johnny Knoxville, Aziz Ansari, Jason Sudeikis, Steven Tyler, Pitbull, Blake Anderson, Judah Friedlander, Emma Kenney.

Sinopsis :
 Ayah Mary Katherine (Amanda Seyfried) meneliti sekelompok prajurit selama bertahun-tahun. Penelitian mengharuskannya
melakukan perjalanan ke hutan, hingga suatu hari, ketika sang ayah tak kembali, Mary memutuskan untuk mencarinya

Review: Cinta Brontosaurus

Diangkat dari buku berjudul sama karya Raditya Dika, Cinta Brontosaurus berkisah mengenai deretan ketidakberuntungan yang dialami oleh seorang pemuda bernama Dika (Raditya Dika) ketika ia harus berhadapan dengan masalah cinta. Ketika hubungan romansanya dengan Nina (Pamela Bowie) berakhir kandas seperti deretan kisah percintaannya yang telah lalu, Dika akhirnya mendeklarasikan bahwa ia tidak akan lagi mau merasakan yang namanya jatuh cinta. Dika bahkan menyamakan perasaan cinta tersebut layaknya seekor brontosaurus yang suatu saat akan menemukan masa kadaluarsanya… dan kemudian menghilang begitu saja. Pernyataan tersebut jelas ditolak oleh sahabat sekaligus agen penerbitan Dika, Kosasih (Soleh Solihun), yang disaat bersamaan sedang menjalin hubungan romansa dengan Wanda (Tyas Mirasih). Kosasih lantas berinisiatif untuk memperkenalkan Dika dengan beberapa gadis yang dinilainya sesuai dengan kriteria pemuda tersebut.
Sayangnya, tak satupun dari deretan gadis cantik yang diperkenalkan

CINTA BRONTOSAURUS : Sinopsis & Trailer

Genre : Comedy, Drama
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Produksi : STARVISION PLUS
Sutradara : Fajar Nugros
Durasi : 92 Menit
Cast :  Raditya Dika, Eriska Reinisa, Pamela Bowie, Soleh Solihun, Tyas Mirasih, Ronny P. Tjandra.


Sinopsis :
Dika (Raditya Dika) adalah seorang penulis yang baru saja putus cinta dengan Nina (Pamela Bowie), pacarnya setelah sekian lama. Semenjak putus cinta ini, dia percaya bahwa cinta bisa kadaluarsa. Kosasih (Soleh Solihun), agen naskah Dika, mencoba untuk membuat Dika yakin terhadap cinta kembali, seperti Kosasih yakin dengan istrinyanya Wanda (Tyas Mirasih). Usaha ini, membawa Dika ke dalam serangkaian perkenalan absurd

Review : Identity Thief

IDENTITY THIEFSesungguhnya… Jason Bateman dan Melissa McCarthy adalah dua komedian Hollywood yang sepertinya selalu mampu untuk memberikan performa terbaik dalam setiap penampilan mereka. Sayangnya, performa sebaik apapun yang berusaha dihadirkan keduanya kemungkinan besar tidak akan dapat meningkatkan kualitas Identity Thief lebih jauh lagi. Permasalahan terbesar dalam film ini terletak pada naskah cerita arahan Craig Mazin (The Hangover Part II, 2011). Mazin terkesan hanya memanfaatkan pola penceritaan mengenai perjalanan yang dilakukan oleh dua karakter yang saling bertolak belakang untuk kemudian menghadirkan deretan guyonan dewasa tanpa pernah benar-benar berhasil mengelolanya dengan baik. Hasilnya, daripada menghasilkan sebuah sajian komedi yang kuat, Identity Thief justru menjelma menjadi sebuah presentasi komedi yang kasar dan gagal untuk tampil menghibur.
Identity Thief sendiri berkisah mengenai seorang pria asal St. Louis, Amerika Serikat, bernama Sandy Bigelow Patterson (Jason

IDENTITY THIEF : Sinopsis & Trailer

IDENTITY THIEFGenre : Drama, Comedy
Produser : Scott Stuber, Jason Bateman, Pamela Abdy
Produksi : UNIVERSAL PICTURES
Sutradara : Seth Gordon
Homepage : http://www.identitythiefmovie.com/splashpage/
Durasi : 112 Menit



Sinopsis :
 Dana tak terbatas memungkinkan Diana (Melissa McCarthy) yang tinggal di pinggiran Miami, dimana Ratu ritel ini membeli barang mewah apapun yang ia inginkan. Namun kartu kredit yang ia gunakan bertuliskan nama Sandy Bigelow Patterson... dan nama itu milik seorang akuntan (Jason Bateman) yang tinggal di belahan kota lain Amerika

Dengan hanya tenggat waktu satu minggu untuk memburu

Revew : THE CROODS

Disutradarai oleh Kirk DeMicco (Space Chimps, 2008) dan Chris Sanders (How to Train Your Dragon, 2010) dengan naskah cerita yang juga mereka tulis sendiri, The Croods akan membawa para penontonnya ke masa prasejarah dan berpetualang bersama keluarga Croods yang berisi sang ayah, Grug (Nicolas Cage), sang ibu, Ugga (Catherine Keener), puteri tertua mereka, Eep (Emma Stone), putera mereka, Thunk (Clark Duke), bayi perempuan, Sandy (Rhandy Thom), serta sang nenek, Gran (Cloris Leachman). Dikisahkan, keluarga Croods adalah salah satu dari sedikit keluarga di masa tersebut yang mampu bertahan terhadap kondisi lingkungan yang terus-menerus berevolusi. Kesuksesan itu sendiri dapat terwujud karena aturan keras Grug yang ia terapkan pada setiap anggota keluarganya: harus selalu memiliki rasa takut, jangan pernah keluar dari gua tampat mereka hidup khususnya di malam hari serta jangan pernah memiliki rasa ingin tahu terhadap hal-hal baru yang mereka temui.
Tentu saja, walaupun dimaksudkan untuk sebuah tujuan yang baik, berbagai peraturan yang diterapkan Grug tersebut telah

ASTERIX & OBELIX: IN BRITAIN : Sinopsis & Trailer

Genre : Comedy
Produser : Olivier Delbosc, Marc Missonnier
Produksi : WILD BUNCH
Sutradara : Laurent Tirard
Durasi : 109 Menit
Cast : Grard Depardieu, Edouard Baer, Guillaume Gallienne, vincent Lacoste, Catherine Deneuve.



Sinopsis :
Ketika Julius Caesar tiba di pulau Britania, pikirannya terpusat kepada satu tujuan yaitu menaklukan daerah lain untuk memperluas kekaisarannya. Sebuah desa kecil tidak takut untuk bertahan dan melawan pasukan dari Kekaisaran Romawi. Ketika situasi di desa tersebut menjadi kritis, Cordelia (Catherine Deneuve), Ratu Britania, meminta Jolitorax, pengawal setianya, untuk menyebrangi lautan menuju Gaul dan

Review : Silver Linings Playbook

Selepas keberhasilannya dalam mengarahkan The Fighter (2010) – yang berhasil meraih sukses komersial dengan total pendapatan lebih dari US$129 juta dari masa perilisannya di seluruh dunia sekaligus mendapatkan pujian luas dari banyak kritikus film dunia dan meraih 6 nominasi di ajang The 83rd Annual Academy Awards, termasuk untuk kategori Best Director – David O. Russell kembali hadir dengan film terbarunya, Silver Linings Playbook. Diadaptasi oleh Russell dari sebuah novel karya Matthew Quick yang berjudul sama, filmnya sendiri berkisah mengenai pertemuan antara seorang pria dengan seorang wanita yang sama-sama memiliki ketidakstabilan emosional… dan awalnya terlihat saling tidak menyukai satu sama lain… dan kemudian berusaha saling membantu kekurangan diri masing-masing… and finally… you guessed it! Keduanya terlibat dalam hubungan asmara. Yep. Silver Linings Playbook is indeed a romantic comedy. Tapi apakah Russell mampu menggarap Silver Linings Playbook menjadi sebuah komedi romantis yang lebih dari sekedar… well… komedi romantis?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...